PERBANDIANGAN STORYBOARD YANG DIGUNAKAN UNTUK GAME DENGAN ANIMASI

Storyboard pada Aminasi

Story board pada animasi ialah untuk menjelaskan tentang alur narasi dari sebuah cerita, atau storyboard pada animasi sebagai acuan agar animator  dalam membuat animasi tidak melenceng dari yang dibuat pada storyboard. Sebenarnya fungsi dari storyboard itu sama, namun yang berbeda hanya media yang diperuntukkan dari storyboard itu sendiri, contoh storyboard pada game atau storyboard pada iklan.

Contoh Storyboard pada animasi.

23 24

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber gambar ( http://yasnililyasputrapasaman.blogspot.com/2014/06/contoh-laporan-pa-yang-baik-dan-benar.html )

Jika dilihat dari penggalan storyboard diatas merupakan storyboard yang terdiri dari 2 sequence / rangkaaian cerita dimana dalam 1 sequence terdapat keterangan tempat dan keterangan cerita secara garis besar.

Storyboard pada Game

Storyboard pada Game sedikit berbeda dari storyboard animasi, dimana pada storyboard game terdapat goal / mission yang akan dibuat pada game itu sendiri. Kemudian storyboard pada game menjelakaskan tentang alur permaianan itu sendiri seperti apa tergantung dari jenis game.  misalkan game ber-genre arcade tidak memiliki alur cerita namun game terebut menitik beratkan pada perolehan point. Jadi storyboard yang dibuat yaitu bagaimana pemain mendapat nilai / point setinggi mungkin.

 

Contoh Storyboard pada game.

storyboard01

Categories: Tugas | Tag: , | 2 Komentar

Review Jurnal 3 – Pemodelan Grafik (Softskill)

Judul Jurnal : Pemanfaatan Teknik UVW Mapping untuk Desain Tampilan Mobil 3D

Penulis : Andrianto Tjoudry , Moh. Sofyan S. Thayf , Hamdan Arfandy

Teknik Informatika, STMIK KHARISMA Makassar

Jurnal ini membahas mengenai pemanfaatan teknik UVW mapping untuk desain tampilan mobil 3d.Pengertian UV Wrap mapping menurut Soma (2007:173) adalah modifier yang berfungsi untuk mengatur pemetaan kordinat suatu objek. Pemetaan kordinat diperlukan oleh objek yang memiliki mapped material (Material bertekstur),disini teknik UV Wrap mapping  dapat memudahkan kita agar tekstur objek 3D dapat ditempeli dengan objek 2D. Contoh penerapan teknik UV Wrap mapping yang sering ditemui adalah pada modeling karakter game, film dan produk – produk penjualan yang dibuat dalam tampilan 3D. Lalu menurut Murdock (2006:635) UV Wrap modifier memungkinkan Anda mengontrol  bagaimana map diterapkan untuk subobject yang diseleksi Wrap modifier memiliki Vertex, Edge, dan face. Dimana Face dalam UV Wrap modifier adalah sisi yang dibentuk dari titik-titik vertex dan Edge dalam UV Wrap modifier adalah garis yang diciptakan oleh 2 vertex, sedangkan Vertex dalam UV Wrap modifier adalah titik dimana 2 atau lebih Edge bertemu. Aplikasi yang dibuat oleh penulis jurnal bertujuan untuk membantu dalam mendesain tampilan mobil 3D dengan memanfaatkan teknik UVW Mapping

Pada pembuatan aplikasi,  penulis jurnal menggunakan software Abobe Flash CS 6 sebagai dasar pembuatan aplikasi

Pada tahap metode pengujian sistem yang digunakan pada penelitian ini adalah black box testing. Pada black box testing ini, sistem dipandang sebagai sebuah kotak hitam yang tidak diketahui isinya. Pengujian dilakukan dengan memberikan input pada sistem dan mengamati apakah output yang dihasilkan sesuai dengan harapan. Metode pengujian ini sangat tepat digunakan untuk mengetahui apakah sistem bekerja dengan baik, karena apakah sistem memberikan output yang tidak sesuai, berarti telah terjadi kesalahan dalam sistem.

Kelebihan

  • Membuat aplikasi 3 dimensi sebagai informasi.

Kekurangan

  • Tidak dijelaskan langkah-langkah dalam  pembuatan aplikasi

 

Sumber :

Klik disini

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Review Jurnal 2 – Pemodelan Grafik (Softskill)

Judul Jurnal : PEMBUATAN PETA 3 DIMENSI KAMPUS ITS

Penulis    : I.G.N. Willy, D.G. Pratomo, A.B. Cahyono

Program Studi Teknik Geomatika FTSP-ITS Sukolilo, Surabaya

Jurnal ini menejelaskan tentang membuat peta kampus secara 3 dimensi. Pengertian peta itu sendiri adalah penggambaran dari sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang dilihat dari atas, kemudian diperbesar atau diperkecil dengan perbandingan tertentu. Untuk memperbaiki kualitas bentuk dalam kartografi maka dibuatlah visualisas dalam bentuk 3 dimensi. Peta 3 dimensi (3D), yaitu peta yang dapat memvisualisasikan secara 3 dimensi bentuk keruangan suatu wilayah tertentu sehingga dapat mewakili keadaan real wilayah tersebut. Peta 3 dimensi mewakili dan sesuai dengan keadaan real (nyata) baik posisi, bentuk, ukuran maupun kondisi lingkungannya. Kemudian sebagai media yang menarik, mudah dimengerti oleh penggunanya bahkan dapat dijadikan referensi peta kampus yang efektif dan user friendly. Serta menghasilkan data dan informasi yang up to date mengenai bangunan-bangunan fisik saat ini dan hasilnya sudah dapat dianggap valid.

Pada metodologi penelitian yang digunakan adalah lokasi peneltian kemudian data dan peralatan. Data yang diperlukan dalam penelitian ialah peta planimetris kampus ITS dan masterplan kampus pada tahun 2008.

Lalu peralatan yang digunakan pada penelitian tersebut adalah AutoCAD Land Desktop 2009 untuk penggambaran posisi 3 dimensi dan Google SketchUp 7 untuk memberikan aspek kartografis.

Pada tahap pengolahan data terdapat proses pembuatan model 3D permukaan yaitu membuat terrain model dalam software AutoCAD Land Desktop Setelah terrain dibuat, selanjutnya adalah melakukan banding 3D face untuk memunculkan 3D face. Langkah selanjutnya yaitu proses Pembuatan Objek 3D Pada tahapan ini dilakukan penggambaran objek 3D dengan menggunakan software AutoCAD Land Desktop. Layout yang dipakai adalah gambar peta planimetris kampus ITS tahun 2003, sedangkan untuk bangunan-bangunan baru yang belum tergambar, di-overlay dengan Master Plan ITS 2008. Setelah itu adalah visualisasi objek 3d  menggunakan software Google SketchUp 7.

Kelebihan

  • Penulis menuliskan secara terperinci setiap tahapan-tahapan dalam penuisan jurnal
  • Didalam jurnal terdapat analisa yang dituliskan penulis jurnal,  yang dimana tidak saya temukan pada jurnal lainnya.

Kekurangan

  • Penulisan jurnal sedikit sulit dimengerti.

 

Sumber :

Download jurnal

 

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Review Jurnal 1- Pemodelan Grafik (Softskill)

Judul Jurnal : Pembuatan Aplikasi Tata Ruang Tiga Dimensi Gedung Serba Guna Menggunakan Teknologi Virtual Reality

Penulis    : Ully Asfari, Bambang Setiawan, dan Nisfu Asrul Sani

Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Jurnal ini menjelaskan bagaimana membuat sebuah virtual reality terhadap suatu bangunan. Di dalam jurnal tersebut penulis menjelaskan perbedaan dari virtual reality dan augmenteed reality Secara pengertian Virtual Reality merupakan ruang digital dimana seluruh gerakan pengguna dapat diketahui atau dilacak dan mengetahui gambaran sekitarnya. Hasil yang didapat disusun dan ditampilkan ke indra manusia sesuai dengan gerakan-gerakan yang dilakukan sedangkan Augmented Reality (AR) adalah suatu teknologi yang dapat menggambarkan dan menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual yg dibuat melalui komputer sehingga batas antara keduanya menjadi sangat tipis. Perbedaan mendasar pada Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) yaitu dari proses input terhadap konsol yang digunakan. Pada Virtual Reality (VR) semua data input sudah diprogram sebelumnya, sedangkan pada Augmented Reality (AR) input yang digunakan berasal dari lingkungan sekitar pada konsol tersebut.

Pada tahap desain sistem, aplikasi dibuat menggunakan media augmented reality dengan memanfaatkan fungsi-fungsi tracking objek yang terdapat pada ARToolkit lewat perantara library UnityAR. Sehingga dapat disimpulkan bahwa UnityAR berfungsi sebagai penghubung antara ARToolkit dengan Unity3D.

Pada tahap pembuatan aplikasi penulis menggunakan 3DS max sebagai objek utama dan beberapa objek pelengkap lain. Dilanjutkan dengan proses pengembangan yang mayoritas terjadi di Unity3D.

Kelebihan

  • Pemakaian bahasa dalam penulisan jurnal mudah di pahami.
  • Penulisan pada tahap pembuatan aplikasi di jelaskan secara singkat.

Kekurangan

  • Teori yang dijabarkan dalam jurnal  tidak terlalu banyak
  • Kurangnya  memperhatikan faktor pencahayaan, karena dalam proses pembacaan marker menjadi bermasalah jika kekurangan atau kelebihan cahaya.

Sumber :

Download jurnal

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Hasil Karya Video After Effect (Softskill Part 3)

Nama Kelompok :
1. Agung Pratama (50412366)
2. Jery Hardian Rendisky (53412926)

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Tutorial After Effect (Softskill part 2)

Oke tanpa perlu basa-basi lagi pada kali ini saya akan memberikan tutorial tentang After Effect check this out.

1. Buatlah komposisi baru dengan cara composition > new composition kemudian atur ukuruan video seperti gambar dibawah ini.
1

 

2. Buatlah text seperti di gambar dengan cara klik icon “T” pada toolbar.

2
Baca lebih lanjut

Categories: Tugas, Tulisan | Tinggalkan komentar

Cerita : My Hobby (Softskill) (part1)

Pada kali ini saya akan bercerita mengenai hoby saya dan teman saya. Saya  Yap, berbicara mengenai hobby, hobby saya itu selalu berubah-ubah setiap melihat hal yang menurut saya keren atau melakukan sesuatu dapat menghasilkan karya yang luar biasa. Saya dan teman saya memiliki sedikit kesamaan yaitu editing video. Bukan sekedar mengedit video biasa  seperti memotong video, atau menambahkan transisi pada video, tapi menambahkan visual effect pada video tersebut, terdengar keren kan??? *lol*.

Baca lebih lanjut

Categories: Tugas, Tulisan | Tinggalkan komentar

Pengantar Web Science

Web Science adalah ilmu pengetahuan yang didapatkan dari sumber yang terpercaya di internet dimana informasi tersebut bersifat bebas untuk di sebar luaskan, sehingga memudahkan oranglain untuk mendapatkan informasi. Selain itu Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi.

Penemu situs web adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.

Baca lebih lanjut

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Penggunaan new media pada advertising (Video Iklan Bevandeman)

BErikut adalah video iklan dari produk BEVANDEMAN menggunakan Adobe After Effect..

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Pengenalan teknologi dan new media ( penggunaan new media di dunia advertising II contoh brosur )

Brosur bevandeman

Pada gambar diatas ialah contoh brosur dari produk yang kita buat yaitu minuman bernergi dengan merk BEVANDEMAN.

 

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.